PROFIL KOSAYU

Berawal dari niat besar, mendidik anak muda yang mengalami berbagai kesulitan, Pastor Yoseph Wang, CDD untuk pertama kalinya membuka sekolah dengan nama Sekolah Menengah Roma Katolik Tionghua Indonesia (SMRK Hua-Ind) di Jalan dr. Soetomo No. 35 Malang pada tahun 1951. Pastor Yoseph Wang, CDD membuka kembali Sekolah Menengah Katolik Hua-Ind (SMAK Hua-Ind) pada 4 Januari 1954. Nama Hua-Ind diubah menjadi Kolese Santo Yusup, pada 1 Desember 1959. Pada 1 September 1974, SMA dipindahkan dari kompleks dr. Soetomo ke Blimbing, tepatnya di jalan Simpang Borobudur 1 Malang. Setelah itu, dibuka pula sekolah-sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMP baik di area dr. Soetomo maupun Blimbing. Pada 24 Januari 2000, SDK Santo Yusup I diserahkan kembali oleh Yayasan Karmel dan kembali ke Yayasan Kosayu hingga sekarang.

Sekolah-sekolah di bawah Yayasan Kosayu lambat laun semakin berkembang dan diminati masyarakat. Perkembangan membawa dampak positif sekaligus perlu mendapat perhatian yang lebih mendalam. Yayasan yang dahulu tampak sederhana, sekarang semakin kompleks. Yayasan Kosayu memandang perlu melihat kembali visi dan misinya. Bukan karena adanya kekurangan pada visi misi yang terdahulu, namun adanya kesadaran akan perlunya langkah bertahap dalam pelaksanaannya.

Visi misi dilaksanakan secara bertahap. Visi misi sekarang juga membawa konsep yang berbeda. Misi tidak lagi dipandang sebagai penjabaran visi. Misi hendak menjawab ”Why we exist?” Visi sendiri hendak menegaskan tentang ”What we want to be?”. Sedangkan penjabaran pelaksanaan visi misi dirumuskan dalam tujuan strategis yang tertuang dalam rencana strategis masing-masing unit kerja.